“Kayak anak-anak yah?” ujarnya sambil tetap tersenyum ke arahku. Halus dan hangat terasa di lidahku. Video bokep jepang “Terus?” aku minta penjelasan. Kemudian dia melanjutkan dengan senyum nakalnya yang penuh arti itu, “Sofa kuning ini… bikin aku sugesti buat ngelakuinnya.” Aku masih tidak mengerti maksudnya, kemudian Imel menambahkan, “Kan udah kubilang, di apartemenku di Singapur aku punya sofa kuning”, katanya. Imel rebah menelungkup dengan tubuhku di atasnya. Aku menonton TV sambil kakiku selonjoran di atas meja di depan sofa.“Eh si Erika masih lama yah meeting-nya?” tanya Imel sambari duduk di sampingku dan menaikkan kakinya selonjoran di meja. Tampak asap rokok mengepul melenggok bagai tubuh seorang wanita yang menggoda. Berdesir darahku melihat Imel terbaring polos telanjang. “Uuu… yess”, Imel mengakhiri gelombang kenikmatannya.Sejenak tubuh kami mengejang bersama lalu rebah lunglai di atas sofa kuning.




















