Seperti orang bodoh, kedua buah dadanya hanya kuperhatikan tanpa berbuat apa-apa“Kok cuman diliatin doang, aku pake lagi nih bajunya” ujar Nadia ngambek“Sorry, speechless aja gue….gede amir…seumur-umur baru pernah liat yang ginian,…eh besar pula lagi dapatnya” balasku untuk meredakan ngambeknya“Ya udah.,,, di emut dong” ujar ida lagi kali ini diiringi dengan senyum“Nggak ahh….entar lecet, terus kalo lo mandi pasti nyeri” kataku“Jadi gimana dong?” tanya Nadia“Aku jilatin aja mau nggak?” tanyaku balikIda langsung menarik kepalaku ke arah buah dadanya, lidahku kujulurkan dan mulai menyentuh permukaan kulit buah dadanya. Video bokep indo tiba tiba“Udah pulang kamu?” tanya ida diiringi dengan senyum“Sorry yah tadi gue nggak sempet masak, kita delivery aja yah” sambungnya.Tanpa berkata satu katapun aku berjalan pergi meninggalkannya, seperti belum yakin kalau semua ini sudah terjadi.Setelah mandi ku nyalakan televisi, tidak lama setelah itu terdengar bunyi bel dari pintu depan, ternyata kedua orang tua kami datang berkunjung.“Eh, kok nggak bilang kalau mau dateng?” tanya Nadia kepada kedua orangtua kami sambil menggandeng tanganku,Tangan Nadia










