Sekarang, hal yang paling asyik adalah adalah masuk kamar tidur dan membayangkan Mbak Marissa berada di sisiku.Aku duduk di kursi dan menuang air minum. Ayahku mengangguk.Fredi kemudian memeluk dan mencium pipi MbakMarissa mesra. Film Porno Hidung mancung. Mbak Marisa berdiri di sana.Ia pasti masuk lewat pintu terobosan di belakang yang tidak terkunci..“Punya lilin?” tanyanya. Kujelajahi dengan mulutku semua permukaan dadanya. Cahaya mulai menggerayangi ruangan. Ia melepas tank-top dan melepas kaosku. Aku menatap dada itu tanpa ragu dengan nikmat.“Eit, kau melihat dadaku terus!” Mbak Marissa refleks menutup dadanya. Entah kenapa, semenjak hari itu, wajah Mbak Marissa, begitu aku memanggilnya, terus bergelayut di mataku. Masa di mana sesosok perempuan secantik dewi tiba-tiba hadir memberikan kehangatan dan kenikmatan luar biasa ketika aku masih
duduk di bangku kelas 2 SMA.Cuaca agak mendung ketika sebuah truk boks berhenti di depan rumah kosong persis di sebelah kanan rumahku. Aku hanya bisa mematung duduk persis di hadapannya. Kalau melihat terus seperti itu, ntar kepingin lho?” seloroh Mbak Marissa




















