Tak lama, Tomo sudah habis melucuti pakaian wanita itu. Yang paling menyedihkan adalah, aku sama sekali tidak pernah dikenalkan ataupun berjumpa dengan kerabat ayah maupun ibu.Aku tidak pernah bertanya. Bokep Jilbab/Hijab Ayo, aku temani kamu sampai kamu tertidur. Kamu itu perempuan apa??!! Aku lumayan capek, tapi aku senang. Enam bulan pun berlalu. Tak lama, aku pun tertidur lelap.Hari ini adalah ulang tahunku yang ke-14. Kamu harus di hukum atas perbuatanmu barusan dan perbuatanmu 2 tahun yang lalu!!”
Deg. Maria” Tomo melemparkan senyum yang berbeda dari kemarin.“Mulai saat ini, aku-lah yang akan merawat dan mengurus Maria. Aku akan melakukan apa saja yang kau perintahkan, asal kau tidak membenciku.” Aku masih terisak.“Anak bodoh.. Tak lama, Tomo sudah habis melucuti pakaian wanita itu. pilihanku memang selalu tepat”, gumamnya.Aku memilih untuk diam. Tomo mulai meremas-remas payudaraku yang belum tumbuh seutuhnya.“Ahh..”Aku mulai menikmati getaran aneh pada diriku.“Panas..badanku terasa panas..Tomo..” pikirku dalam hati.Tomo melanjutkan ciumannya ke leher dan menggigitnya sedikit, remasan tangannya di payudaraku makin kuat.“Ahh..!!” nafasku




















