Saya letakkan prop USG tersebut, sekarang yang
memeriksa jantungnya adalah tangan kanan saya di payudara kirinya. Film Porno “Rugi, kalau saya tidak orgasme” pikir saya. mas, enak”…saya tetap dalam posisi semula, sekarang dengan bekal sedikit pelincir diibu jari
saya, saya bantu Fanny dengan menggosok-gosok kelentitnya. Kembali saya berusaha konsentrasi untuk mengeluarkan
semua isi “My Dick” saya. Kenapa istimewa, karena kalau untuk USG bayi dalam kandungan, wajah bayi pun bisa nampak seperti foto,
juga untuk USG alat-alat dalam yang lain, baik itu ginjal, jantung, pembuluh darah yang besar, maupun
ovarium dari seorang wanita.Sempat saya telpon kepada Rumah Sakit pemesan bahwa barang pesanan mereka sudah datang, karena
Direktur Medis sudah pulang. Saya dan Fanny tertawa ketika nampak adanya
batu kecil di Ginjal sebelah kiri Pak Sebastian, Pak Sebastian langsung meringis kawatir.“Tenang saja Pak, masih kecil sekali, pakai obatpun saya harapkan bisa hilang”.“Saya gantian, Pak” Fanny ikut-ikutan muncul suaranya setelah takjub melihat percobaan saya pada pak
Sebastian.Saya mendadak bengong, selain ruang yang penuh dengan alat elektronik dan hanya ada meja pingpong










