Tia sudah kelihatan marah sekarang. Bokepindo Tia sempat terpikir bahwa itu sudah berlebihan, tapi dia mencoba menerima saja hasil karya Citra di mukanya. Belum ada anak. Lalu diangkatnya ujung bawah gaun mini Tia. Bunyi SMS datang di antara bunyi radio mobil. Orang yang tadi datang dengan Mercy hitam baru saja pergi dari salon Citra, puas dengan pelayanan Citra dan memberi tips cukup banyak. Bram tersenyum penuh kemenangan sambil membuka dasinya. Sekarang ternyata Tia sendiri memberi sinyal bahwa sebenarnya dia mau mengikuti kemauan Bram. Citra kembali memulaskan lipstik di bibirnya; tadi lipstiknya terhapus ketika dia memberi servis blowjob kepada si pengendara Mercy. Tia melihat Citra seperti berpikir sambil merokok, lalu membetulkan tali sackdressnya yang melorot dari bahu. Dia merasa lebih suka istrinya yang versi ini.“Ahh… Maass…” Tia merengek.




















