Lidya memang pantas kecewa, karena alat kejantananku mendadak saja layu. Sesaat aku tersentak kaget, tak menygka kalo Lidya akan seberani itu. Bokeb PadahaI waktu itu Lidya sudah dipengaruhi gejolak membara dgn badan polos tanpa sehelai benangpun menempel di badannya.“Kau..”, desis Lidya terputus suaranya. Karena terus-menerus memuji dan membuatku bangga, dgn hati dipenuhi kebanggaan aku meminjaminya. Perlu diketahui, aku memperoleh anjing itu dan Mas Herlambang, suaminya Mbak Indira. Waktu itu aku benar-benar bodoh dan tak tahu apa-apa karena polos. Entah kenapa, tiba-tiba saja dadaku berdebar menggemuruh Dan ada suatu perasaan aneh yg tiba-tiba saja menyelinap di dalam hatiku.Sesuatu yg sama sekali aku tak tahu apa namanya, Bahkan seumur hidup, belum pernah merasakannya. Namun sama Sekali aku tak bisa apa-apa. Namun aku disambut Lidya yg memakai baju seperti mau pergi ke pesta saja.




















