“Oke..”. Bokep Hot Kebisuan pun pecah. Kompensasi? Untungnya mereka bisa kompak bersandiwara untuk berpura-pura tidak saling mengenal. “Gak apa-apa kok Om”, sahut Cinta. Dengan sengaja Cinta membuka sedikit lebar kedua paha saat mengembalikan silangan kakinya. “Oh dikit lagi wisuda dong?”. Ucapan terakhir Om Ridwan membuatnya sedikit ragu. Laki-laki itu adalah Om Ridwan. Dia sendiri di hotel itu juga melakukan hal yang sama seperti dilakukan oleh Om Ridwan. “Kamu gak kuliah hari ini?”, tanya Om Rudi. Bayi besar bernama Om Rudi.“Om masih boleh kan nelpon kamu lagi?”. Rupanya malam itu suasana cukup ramai, tidak seperti hari-hari biasa. “Cewek baru lagi nih? Cinta mematikan ponselnya. Terdengar desah nafas panjang sebelum laki-laki itu melanjutkan kata-katanya. Cinta meletakkan brosur itu kembali dan mengikuti langkah Om Rudi menuju lift. Semua gerakan itu sengaja ia lakukan dengan pelan dan perlahan. Cinta menggelengkan kepalanya. Ciuman pun kembali mendarat di bibir Cinta.




















