Ren… yang kayak gini makin nikmat Sayang…..”
“Puas…. Aku sadar jadi kualihkan secepatnya pandanganku lagi kearah pesawat televisi, tapi perasaan ku menggoda, jadi aku mencoba mecuri pandang dengan melirik kearah paha tadi, hati terus tak tenang, pikiranku mulai tak normal. Bokeb “Ren ….. Mami Sayangg ……, enak sekali Ma…., Punya Mami kering ……, auuu Aduhhhh”
“Ahhhhh, Mam…. – ,,,,,,,,,,,,,,,,, ahhhh, ahhhh .., Ren ……. Kuarahkan lagi pandangan ku kejalan raya supaya tak terjadi apa-apa.Setibanya di Supermarket mobil aku parkirkan ditempatnya dan kami pun berjalan menuju kedalam supermarket sambil bergandengan, Mami lina mengait tanganku untuk digandolinya, faktor ini telah biasa bagi kami, tapi hari ini darah ku berdesar-desar saat bergandengan tangan dengan Mami Lina, bagaimana tak berdesar, yang sedari tadi dalam fikiran ku terlintas terus lekukan buah dada Mami Lina saat ini tersenggol-senggol tentang siku kiri ku seirama dengan gerakan langkah kami selagi menuju kedalam Supermarket. Setibanya di Mobil aku pun membukakan pintu dan mengajar Mami Lina masuk ke Mobil, perlahan aku




















