Pasti terbayangkan oleh para pembaca seklain, bagaimana capeknya jika setiap hari harus berhubungan dengan piring kotor yang tidak ada habisnya. Karena Mas Dito sering mengobrol lama dengaku akhirnya akupun mau ketika dia mengajakku jalan bareng. Bokep Apalagi aku hanya wanita kampung yang tidak ada pengalaman sama sekali di dalam menjalin hubungan dengan seorang pria kota apalagi melakukan adegan seperti dalam Film Porno. Hingga kamipun resmi berpacaran dan sejak berpacaran dengan Mas Dito dia sering memberikan hadiah padaku entah itu berupa makanan maupun pakaian. Aku dulunya adalah seorang wanita kampung yang datang ke kota besar ini hanya dengan modal tekad dan berbekal uang minim. Memang sih kata bosku dari dulu Mas Dito juga selalu membawa teman-temannya untuk makan di tempat ini. Seperti pemain dalam adegan Film Porno akupun mendesah,
“ OOOuuugghhhh… ooouuuggghhhh… ooouuuggghhhhh… aaaaghhhh… ooouuuggghhhh…. Dito… aaagghhhh…. Bukanya aku sombong, walaupun aku hanya sebagai pencuci piring, di restoran itu bagai Primadona, Buktinya Para Pria yang datang Di restoran tempatku bekerja banyak




















