Aku memang tidak pernah mempermasalahkan hal itu. Kita ke sana!” Salah satu anak berambut keriting mengajak anak laki-laki itu ke suatu tempat. Bokep Crot Aku yang bisa dikatakan sedikit menggigil memperhatikan mobil, motor, becak, andong, bajaj, hingga truk lalu lalang. Pikiranku mendadak kacau. Sedikit-sedikit oleng ke kiri, atau oleng ke kanan. Di tengah keremangan, aku menyaksikan anak laki-laki itu bersama dengan gerombolan anak yang tadi. Aku mematung di tempatku berdiri. Sedikit-sedikit oleng ke kiri, atau oleng ke kanan. Aku langsung ingin mengutuk diri. Malam itu tidak hujan tapi bau aspal basah karena hujan tadi sore masih menguar. Orang-orang di jalan raya memang selalu lucu. Di dekat tiang lampu merah, sekitar beberapa meter dari tempatku berdiri, ada seorang anak laki-laki berambut kusut berpakaian kusut menenteng kantong-kantong plastik hitam yang juga kusut. Dingin kota ini makin terasa. Pikiranku mendadak kacau. Meskipun hujan membuatku gigil, atau panas yang datang tak tanggung-tanggung.




















