Sambil terus menikmati setiap tusukan kontol Pak Kusrin di lubang memekku, aku menggosok-gosok dan memilin-milin itilku. Bokep Montok “Ohhhh … sukurlah. Kini aku yang mendesah dan mendesis. Hussss …. Entah aku dapat ide dari mana untuk mengarang cerita bohong itu. Kami sekeluarga harus menjual barang-barang berharga kami untuk biaya pengobatan dan membayar cicilan kredit ke bank. Mmaa …maksud Pak Kusrin, bapak mau mengambil saya sebaga istri?” tanya ku terbata-bata.“Wati … Wati …Kalau saya mengambil kamu sebagai istri, maka hubungan utang piutang di antara kita akan hilang. Saya harus mengeruk tabungan untuk melunasinya. Sssssshhhh …. … Terima kasih, Tuhan…Aku mendapat kabar dari Pak Jono tadi siang ketika dia membawakan satu kardus penuh berisi jamu-jamuan untuk wanita bahwa Pak Kusrin dan istrinya bertengkar hebat karena ada yang melaporkan “kegiatan” kami berdua di pinggir jalan tempo hari. Aku malu sekali karena pantatku bisa dilihat oleh banyak orang sekarang. Istri Pak Kusrin mengancam untuk mengajukan gugatan cerai, tapi Pak Kusrin cuma tersenyum saja mendengar




















