Tak lama, aku pun tertidur lelap.Hari ini adalah ulang tahunku yang ke-14. Bokep Barat Tak lama, Erik sudah habis melucuti pakaian wanita itu. Hari itu, aku mulai merasa bosan di rumah dan Erik belum pulang dari kantor. Dan lagi, sekarang.. Aku berteriak. “Aku harus menjadi orang pertama yang..”
Erik tidak menyelesaikan kata-katanya dan mulai melumat bibirku dengan sedikit kasar. Yang paling menyedihkan adalah, aku sama sekali tidak pernah dikenalkan ataupun berjumpa dengan kerabat ayah maupun ibu. Permainan berakhir.Tapi aku masih mematung di depan kamarnya, memperhatikan Erik dari sebelah pintu yang sedikit terbuka. Erik melanjutkan ciumannya ke leher dan menggigitnya sedikit, remasan tangannya di payudaraku makin kuat. Kami bertiga sangat bahagia.Aku tidak ingat, bagaimana aku bisa sampai di panti asuhan itu. Teriakan kepuasan dari wanita itu pun membahana di seluruh ruangan. “Hhh..!!”
“Tidak apa-apa..kalau Erik..tidak apa-apa.” pikirku.Aku memejamkan mataku erat-erat ketika Erik mulai memasukkan ‘senjata’nya ke dalam diriku.




















