“Ech..ya… maaf Tia… Lagi nglantur aja pikirannya…” jawabku sekenanya.Tia pun tertawa mendengar jawabanku.. Video bokep Emank lagi ke mana Papamu?” tanyaku. Memang sengaja kami tidak berangkat bersama dari tempat kerja, untuk menghindari gosip yang tidak diinginkan.Karena jarak mall untuk menonton dekat dengan mall kami, saya memutuskan untuk jalan kaki. “Gak lama kok Pak.. sekarang giliran Tia yang ngerjain bapak…” jawabnya. Aku ingin mengerjai Tia si anak baru ini. Aku pun memandangya dengan penuh kekaguman. Dari kejauhan, kulihat Tia sedang menunggu di depan Kantor Pos. Cuma kamu terlihat cantik aja pake daster itu..” jawabku sambil menahan malu karena ketahuan melihat dirinya.“Hihihihi Mukanya Bapak merah tuch Ketahuan tuch bohongnya..” ujar Tia sambil tertawa. Memang sengaja kami tidak berangkat bersama dari tempat kerja, untuk menghindari gosip yang tidak diinginkan.Karena jarak mall untuk menonton dekat dengan mall kami, saya memutuskan untuk jalan kaki.




















